PLAYING “GAMELAN” FOR DEPRESSION AMONG OLDER PEOPLE IN BPSTW ABIYOSO YOGYAKARTA

Terapi Memainkan Gamelan Untuk Penurunan Tingkat Depresi Pada Lansia Di PSTW Abiyoso Yogyakarta

Penulis

  • Nindita Santoso Universitas Alma Ata image/svg+xml
  • Muh. Fathoni Rohman Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Alma Ata
  • Mulyanti Mulyanti Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Alma Ata

DOI:

https://doi.org/10.58516/hgbhwt30

Abstrak

Usia lanjut mengalami penurunan kondisi fisik, biologis, kondisi psikologis, serta perubahan kondisi sosial dan ekonomi. Perubahan ini akan memberikan pengaruh pada seluruh aspek kehidupan termasuk kesehatannya. Lanjut usia yang tidak mendapatkan penatalaksanaan pada masalah kesehatan jiwa akan memicu terjadinya depresi. Salah satu terapi non-farmakologis yang mudah dan murah adalah dengan memberikan terapi memainkan instumen gamelan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh memainkan instrumen gamelan terhadap tingkat depresi pada lanjut usia di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Yogyakarta Unit Abiyoso. Jenis penelitian ini adalah penelitian  quasy experiment dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel sebanyak 28 responden lanjut usia diambil menggunakan purposive technique sampling. Intervensi dilakukan selama 8x dengan durasi 20 menit. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu Geriatric Depression Scale. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan skor depresi sebelum dan sesudah pemberian intervensi berupa memainkan instrumen gamelan (p = 0,001) dengan penurunan nilai rata-rata 1,11. Pemberi pelayanan Kesehatan diharapkan dapat menggunakan terapi music tradisional berupa gamelan untuk menurunkan tingkat depresi pada lansia.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

27-12-2022

Cara Mengutip

Santoso, N., Rohman, M. F., & Mulyanti , M. (2022). PLAYING “GAMELAN” FOR DEPRESSION AMONG OLDER PEOPLE IN BPSTW ABIYOSO YOGYAKARTA: Terapi Memainkan Gamelan Untuk Penurunan Tingkat Depresi Pada Lansia Di PSTW Abiyoso Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Masa Depan, 1(2), 134-139. https://doi.org/10.58516/hgbhwt30