PLAYING “GAMELAN” FOR DEPRESSION AMONG OLDER PEOPLE IN BPSTW ABIYOSO YOGYAKARTA
Terapi Memainkan Gamelan Untuk Penurunan Tingkat Depresi Pada Lansia Di PSTW Abiyoso Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.58516/hgbhwt30Abstrak
Usia lanjut mengalami penurunan kondisi fisik, biologis, kondisi psikologis, serta perubahan kondisi sosial dan ekonomi. Perubahan ini akan memberikan pengaruh pada seluruh aspek kehidupan termasuk kesehatannya. Lanjut usia yang tidak mendapatkan penatalaksanaan pada masalah kesehatan jiwa akan memicu terjadinya depresi. Salah satu terapi non-farmakologis yang mudah dan murah adalah dengan memberikan terapi memainkan instumen gamelan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh memainkan instrumen gamelan terhadap tingkat depresi pada lanjut usia di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Yogyakarta Unit Abiyoso. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasy experiment dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel sebanyak 28 responden lanjut usia diambil menggunakan purposive technique sampling. Intervensi dilakukan selama 8x dengan durasi 20 menit. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu Geriatric Depression Scale. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan skor depresi sebelum dan sesudah pemberian intervensi berupa memainkan instrumen gamelan (p = 0,001) dengan penurunan nilai rata-rata 1,11. Pemberi pelayanan Kesehatan diharapkan dapat menggunakan terapi music tradisional berupa gamelan untuk menurunkan tingkat depresi pada lansia.






