Penyuluhan Kesehatan Tentang Bahaya Pergaulan Bebas pada Remaja di Tarusan Kamang
Penyuluhan Kesehatan Tentang Bahaya Pergaulan Bebas pada Remaja di Tarusan Kamang
DOI:
https://doi.org/10.58516/aavpgm59Kata Kunci:
Remaja; Pergaulan Bebas; IMS; Kesehatan ReproduksiAbstrak
Remaja merupakan kelompok usia rentan terhadap perilaku berisiko, termasuk pergaulan bebas, yang berdampak pada kesehatan reproduksi. Data nasional lima tahun terakhir menunjukkan peningkatan kasus infeksi menular seksual, kehamilan tidak diinginkan, serta gangguan kesehatan mental pada remaja. Kurangnya edukasi komprehensif dan ruang diskusi yang aman menjadi faktor utama terjadinya perilaku tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai bahaya pergaulan bebas pada remaja. Kegiatan ini diikuti oleh 58 remaja di wilayah MTI Tarusan Kamang. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan kesehatan kepada remaja dengan metode ceramah interaktif, diskusi, dan media edukatif. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pretest dan posttest untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan remaja sebesar 22%. Penyuluhan kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja tentang bahaya pergaulan bebas. Kegiatan serupa dengan tema bervariatif perlu dilakukan secara rutin dan berkelanjutandengan cara berkoordinasi dengan tim kesehatan wilayah setempat dan terintegrasi dengan program sekolah agar remaja tumbuh sehat.
Unduhan
Referensi
BKKBN. (2024). Peraturan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Nomor 1 Tahun 2024 tentang Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum. https://peraturan.bpk.go.id/Details/282164/perka-bkkbn-no-1-tahun-2024
Dewi, M. P. C., & Uyun, Z. (2025). Pengaruh Pertemanan dan Kontrol Diri terhadap Perilaku Seksual pada Mahasiswa. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 5(3), 31327–31335. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.4320
Karmelita Monis Yempormiasse, Kristianus Simon Hale Molan, Indriyati Indriyati, Marianus Kleden, Karolus Tatu Sius, Hendrikus Likusina Kaha, Alfry Aristo J. Sinlae, Yohanes Kornelius Ethelbert, Yasinta Palan Peten, & Stephanie Perdana A. Lawalu. (2024). Upaya Pencegahan Pergaulan Bebas di Lingkungan Remaja SMP Negeri 2 Adonara Timur Kecamatan Witihama. ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian Dan Kegiatan Masyarakat, 2(4), 92–107. https://doi.org/10.61132/aspirasi.v2i4.872
Kemkes RI. (2025). Berani Tes, Berani Lindungi Diri, Kemenkes Targetkan Eliminasi HIV dan IMS Tahun 2030. https://kemkes.go.id/id/berani-tes-berani-lindungi-diri-kemenkes-targetkan-eliminasi-hiv-dan-ims-tahun-2030
Mediawati, A. S., Yosep, I., & Mardhiyah, A. (2022). Life skills and sexual risk behaviors among adolescents in Indonesia: A cross-sectional survey. Belitung Nursing Journal, 8(2), 132–138. https://doi.org/10.33546/bnj.1950
Miswanto. (2014). Pentingnya pendiikan kesehatan reproduksi dan seksualitas pada reaja. Jurnal Studi Pemuda, 3(2).
Nilasari, H., Indriatmi, W., Gunardi, H., Kayika, I. P. G., Kekalih, A., Siregar, K. N., Kurniawan, K., Lesmana, E., & Haswinzky, R. A. (2025). Developing an online reproductive health module on sexually transmitted infections for Indonesian adolescents: A qualitative mixed methods study. Medical Journal of Indonesia, 33(4), 245–253. https://doi.org/10.13181/mji.oa.247635
Unigwe, I., Yang, S., Song, H. J., Lo-Ciganic, W.-H., Hincapie-Castillo, J., Cook, R. L., & Park, H. (2021). Trends in Sexually Transmitted Infections in United States Ambulatory Care Clinics from 2005–2016. Journal of Clinical Medicine, 11(1), 71. https://doi.org/10.3390/jcm11010071
Yuniar, N. (2025). Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Eureka Media Aksara.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dian Sari, Meka Melani Sari, Amelya Permata Sari

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










