Education on The Impact of Bullying on Self-Harm Prevention Efforts in Adolescents
Edukasi Dampak Bullying terhadap Upaya Pencegahan Self Harm pada Remaja
DOI:
https://doi.org/10.58516/9a381a70Kata Kunci:
Bullying; Remaja; Self-Harm; Psikoedukasi; Kesehatan Mental SekolahAbstrak
Masa remaja merupakan fase transisi perkembangan psikologis yang sangat rentan terhadap stresor sosial, salah satunya perundungan (bullying). Tindakan bullying yang tidak tertangani berisiko memicu gangguan mental hingga perilaku menyakiti diri sendiri (self-harm) sebagai mekanisme koping maladaptif. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja mengenai bentuk-bentuk bullying, memahami dampak psikologis perundungan terhadap tindakan self-harm, membekali keterampilan regulasi emosi, serta menciptakan komitmen lingkungan sekolah yang kondusif dan empati. Metode: Pelaksanaan pengabdian menggunakan metode psikoedukasi ceramah interaktif, diskusi panel interaktif, serta aksi simbolis penandatanganan deklarasi anti-bullying. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Januari 2026 bertempat di SMAN 1 Sukatani, Purwakarta. Hasil: Siswa menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai diferensiasi antara candaan dan perundungan, terciptanya ruang aman bagi siswa untuk mengekspresikan keresahan emosional, serta terwujudnya kesepakatan bersama melalui deklarasi "Sekolah Anti-Bullying". Kesimpulan: Edukasi ini efektif membuka wawasan siswa. Disarankan adanya penguatan program bimbingan konseling dan pembentukan kanal pelaporan anonim sebagai langkah preventif berkesinambungan.
Unduhan
Referensi
Aji, S. B., Mediatati, N., Kristen, U., & Wacana, S. (2021). EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Penerapan Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA di Sekolah Dasar. 3(5), 2734–2740.
Arseneault, L. (2019). Europe PMC Funders Group Annual Research Review : The persistent and pervasive impact of being bullied in childhood and adolescence : implications for policy and practice. 59(4), 405–421. https://doi.org/10.1111/jcpp.12841.Annual
Aryani, F., & Sinring, A. (2020). MATAPPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat PKM Deklarasi Anti Bullying bagi Siswa SMP Polongbangkeng Takalar. 3, 1–6.
Balqis, U. M., Hariyanto, R. D., Mardiansyah, M. J., & Lestari, S. L. (2023). Edukasi Homecare melalui Pendekatan Family Center Nursing (FCN) pada Perawat di Puskesmas Kabupaten Cianjur. 2(1), 18–27.
Borschmann, R., Becker, D., Coffey, C., Spry, E., Moreno-betancur, M., Moran, P., & Patton, G. C. (2017). Articles 20-year outcomes in adolescents who self-harm : a population-based cohort study. The Lancet Child and Adolescent Health, 4642(17), 1–9. https://doi.org/10.1016/S2352-4642(17)30007-X
Hapsari, S., Mamahit, H. C., Studi, P., & Pendidikan, F. (2023). BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN METODE EXPERIENTIAL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN SELF-REGULATED LEARNING SEPULUH SISWA KELAS VIII SMP TARAKANITA GADING SERPONG. 21(2), 84–105. https://doi.org/10.25170/psikoedukasi.v21i2.4930
Heerde, J. A., & Hemphill, S. A. (2018). Ac ce us cr. Archives of Suicide Research, 0(0), 000. https://doi.org/10.1080/13811118.2018.1472690
Maharani, J. O., & Wandini, R. (2026). Hubungan Perilaku Bullying Dengan Kesehatan Mental Pada Remaja Di SMP Negeri 1 Bandar Lampung Tahun 2025. 4(5), 494–503.
Menesini, E., & Salmivalli, C. (2017). Bullying in schools : the state of knowledge and effective interventions. Psychology, Health & Medicine, 8506(January), 1–14. https://doi.org/10.1080/13548506.2017.1279740
Murni, A. W., Nursalim, M., Dasar, P., & Surabaya, U. N. (2022). Pengaruh penerapan metode pemecahan masalah terhadap keterampilan pengambilan keputusan pada mata pelajaran ipa kelas v sekolah dasar. 13(1), 250–262.
Nssi, N. S.F., & Mada, U. G. (2023). Peran Disregulasi Emosi terhadap Kecenderungan Melakukan Perilaku Nonsuicidal Self-Injury ( NSSI ) pada Remaja Role of Emotional Dysregulation in the Tendency to Engage. 9(2), 192–214. https://doi.org/10.22146/gamajop.79558]
Qamaria, S., Pertiwi, F. H., Mulyani, N., Sari, N. N., & Harriroh, A. (2027). Upaya Menciptakan Lingkungan Sekolah Ramah Anak Melalui Kampanye Stop Bullying. 4(1), 33–46.
RI, K. K. (2020). Pedoman Penyelenggaraan Kesehatan Jiwa di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama.
Sari, M., Nauli, F. A., & Kusumarini, N. (2026). Hubungan Cyberbullying Terhadap Perilaku Self Injury pada Remaja. 5(November 2025).
Vitaro, F., Brendgen, M., Renaud, J., & Jean, R. S. (2016). Associations Between Peer Victimization and Suicidal. 55(2), 99–105. https://doi.org/10.1016/j.jaac.2015.11.010
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Suci Hardianti, Mutianingsih Mutianingsih, Herwed Nelson

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










