Peran Posyandu dalam Meningkatkan Kesehatan Keluarga di Desa Langensari
Peran Posyandu dalam Meningkatkan Kesehatan Keluarga di Desa Langensari
DOI:
https://doi.org/10.58516/kgk3n679Kata Kunci:
posyandu, langensari village, pelayanan kesehatanAbstrak
Artikel ini membahas peran Posyandu dalam meningkatkan kesehatan keluarga di Desa Langensari melalui pendekatan studi pustaka. Posyandu, sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan berbasis masyarakat, memiliki peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan keluarga, khususnya di pedesaan. Kegiatan yang dilaksanakan di Posyandu mencakup pemantauan pertumbuhan balita, pemberian imunisasi, pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta penyuluhan kesehatan. Melalui berbagai program tersebut, Posyandu berkontribusi secara signifikan dalam mencegah dan mengurangi angka kematian ibu dan anak, serta mencegah penyakit menular. Selain itu, Posyandu juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat, seperti pemberian ASI eksklusif, gizi seimbang, dan kebersihan lingkungan. Meskipun demikian, efektivitas Posyandu dalam menjalankan fungsinya sangat dipengaruhi oleh partisipasi aktif masyarakat, kualitas tenaga kesehatan, serta ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Dengan demikian, keberhasilan Posyandu dalam meningkatkan kesehatan keluarga sangat tergantung pada sinergi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat itu sendiri. Studi pustaka ini menyoroti bahwa peran Posyandu dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan keluarga di Desa Langensari sangat signifikan, namun masih memerlukan dukungan yang lebih optimal agar dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat desa.
Unduhan
Referensi
Candarmaweni, C., & Rahayu, A. Y. S. (2020). Tantangan Pencegahan Stunting Pada Era Adaptasi Baru “New Normal” Melalui Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Pandeglang. JURNAL KEBIJAKAN KESEHATAN INDONESIA: JKKI, 9(3), 136–146.
Dushkova, D., & Ivlieva, O. (2024). Empowering Communities to Act for a Change: A Review of the Community Empowerment Programs towards Sustainability and Resilience. In Sustainability (Switzerland) (Vol. 16, Issue 19). Multidisciplinary Digital Publishing Institute (MDPI). https://doi.org/10.3390/su16198700
Ernawati, K., Wulansari, R., Erdhafin, A., Irsal, M., Setya, R., Syafriansyah, F., Putri, S., Firhana, V., Hayyu, R., Aurianti, S., & Latifah, R. (2024). Dukungan Masyarakat kepada Perilaku ASI Eksklusif: Hasil Penyuluhan di Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang. Jurnal Info Abdi Cendekia, 7(1), 1–8. https://doi.org/10.33476/iac
Haryono, S. G., Maulida, N. R., & Ashari, C. R. (2023). Pengaruh Emo Demo terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu serta Keragaman Makan Balita di Desa Langensari, Banten. Jurnal Gizi Dan Pangan Soedirman, 7(2), 164. https://doi.org/10.20884/1.jgipas.2023.7.2.8933
Lestari, T., Sofiyanti, I., Kumalasari, R., & Suryani, I. (2022). Optimalisasi Pemberdayaan Masyarakat RT 4 dan RT 5A RW 5 di Kelurahan Langensari Kabupaten Semarang. Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 45–55.
Muthiurrohman, A., Mufti Ikhsan, A., Amalia, D., Hanifiyah, F., Emilia Rossa, H., Kamaliyah, I., Saifuddin, M., Ali Wafa, M., Soleha, N., Maimunah, S., Nur Holifah, S., Fadli Wijaya, A., Islam Negeri Achmad Siddiq Jember, U. K., Negeri Jember, P., & Al-Falah Assunniyyah, U. (2024). Pemeriksaan Kesehatan Pada Lansia di Dusun Kandangan Rambipuji Jember. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini, 3(2), 95–103. https://jurnal.ruangide.org/JPKMT
Pitri, Z. Y., Lubis, K., Desri, N. H., Prima, U., & Bukittinggi, N. (2024). Factors Associated with Early Complementary Feeding in Infants Before 6 Months of Age. Jurnal Ibu Dan Anak, 12(1), 6–15.
Ramadhanty, R., Widyaningsih, A., & Novitasari, D. (2022). Pengetahuan Lansia Tentang Pentingnya Mengikuti Posyandu Lansia. Prosiding Seminar dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 64–70.
Sari, S. M., Jalal, F., Rachmawati, U. A., & Suyana, H. (2022). Penggunaan Aplikasi Si-Centing Plus dalam Perencanaan Anggaran Stunting Tingkat Desa di Kabupaten Pandeglang. Info Abdi Cendekia, 2(2), 122–127.
Shodikin, A. A., & Mardiyati, L. (2023). TINGKAT PENDIDIKAN IBU DAN POLA ASUH GIZI HUBUNGANNYA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN. 12, 33–41. http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jnc/
Siampa, M. R., Sari, K., & Sunarti, F. (2022). Pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat RT 08 RW 05 di Kelurahan Langensari Kabupaten Semarang. Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 124–130.
Supriyadi, S., Oktavianto, E., Sari, D. N. A., & Nurhabibah, N. (2023). Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Stunting Pada Ibu Balita. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini, 2, 65–74. https://jurnal.ruangide.org/JPMKT
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Wildan Abdurrahman, Sarah Salsyabila, Lina Herlina

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









