Kebijakan Generative AI

Generative Artificial Intelligence (GenAI) adalah teknologi canggih yang memberikan peluang besar untuk meningkatkan penelitian, kreativitas, dan publikasi akademik. Di  Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini kami mengakui dampak transformasional dari alat GenAI seperti GPT-4 dan penerusnya dari OpenAI, Google Gemini, Meta LLaMA 3, serta model multimodal dan domain-spesifik terbaru yang berkembang pada tahun 2025. Kebijakan ini menetapkan prinsip dan pedoman untuk penggunaan GenAI secara bertanggung jawab, transparan, dan etis dalam penyusunan, peninjauan, dan publikasi naskah guna menjaga integritas dan kepercayaan dalam komunikasi ilmiah.

1. Transparansi dan Pengungkapan
Penulis wajib mengungkapkan secara jelas penggunaan alat GenAI dalam naskah, termasuk pembuatan teks, analisis data, visualisasi, atau penyempurnaan bahasa. Pengungkapan ini harus dicantumkan di bagian ucapan terima kasih atau catatan kaki, dengan menyebutkan alat dan tujuan penggunaannya. Contoh:
“Naskah ini menggunakan GPT-4 (OpenAI) untuk penyempurnaan bahasa dan draf awal. Semua konten telah ditinjau dan divalidasi oleh penulis.”
Ketidakjujuran dalam pengungkapan akan dianggap pelanggaran etika publikasi.

2. Tanggung Jawab dan Akuntabilitas Penulis
Penggunaan GenAI tidak menghilangkan tanggung jawab penulis atas orisinalitas, akurasi, dan standar etika karya mereka. Alat GenAI tidak dapat dicantumkan sebagai penulis karena tidak dapat bertanggung jawab. Penulis harus memastikan bahwa konten yang dihasilkan AI akurat, bebas bias, dan sesuai etika.

3. Penggunaan Etis
GenAI tidak boleh digunakan untuk memanipulasi atau memalsukan data. Referensi dan sitasi yang dihasilkan GenAI harus diperiksa dengan teliti untuk memastikan keakuratan dan keasliannya. Semua konten yang dihasilkan AI harus divalidasi untuk mencegah misinformasi atau plagiarisme.

4. Proses Peer Review
 Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini hanya menggunakan reviewer manusia yang berkualifikasi untuk menilai naskah. Reviewer dianjurkan untuk tidak menggunakan alat GenAI agar penilaian mencerminkan keahlian dan pertimbangan profesional mereka.

5. Penggunaan Editorial
Tim editorial dapat menggunakan alat GenAI untuk tugas pendukung seperti pemeriksaan tata bahasa atau deteksi kesamaan, tetapi semua keputusan editorial tetap dibuat oleh manusia. Penulis didorong menggunakan GenAI untuk penyempurnaan bahasa namun wajib mengungkapkan penggunaannya.

6. Panduan Teknis untuk Penulis

    Ungkapkan penggunaan GenAI dengan jelas dan jelaskan perannya.

    Verifikasi semua konten hasil AI untuk akurasi dan orisinalitas.

    Gunakan alat deteksi plagiarisme untuk menghindari duplikasi tidak sengaja.

    Hindari bergantung pada GenAI untuk kontribusi intelektual kritis seperti pengembangan hipotesis atau interpretasi data kompleks.

    Periksa secara manual semua referensi dan sitasi.

7. Peninjauan Kebijakan
Kebijakan ini akan diperbarui secara berkala mengikuti perkembangan teknologi dan praktik terbaik dalam penggunaan generative AI dan publikasi akademik