SETEL (Sehat dengan Telor):Generasi Bebas Stunting Program CRS STIKes Permata Nusanata dengan PT QL Agrofood
SETEL (Sehat dengan Telor):Generasi Bebas StuntingProgram CRS STIKes Permata Nusanata dengan PT QL Agrofood
DOI:
https://doi.org/10.58516/96x2jh89Kata Kunci:
stunting, egg provision, nutrition, children, community awareness.Abstrak
Program "SETEL: Generasi Bebas Stunting" yang bertujuan untuk mencegah stunting melalui pemberian telur pada anak-anak dan ibu hamil. Latar belakang mengungkapkan kompleksitas masalah stunting sebagai tantangan kesehatan global yang memengaruhi perkembangan fisik dan kognitif anak. Tujuan program ini adalah memberikan asupan gizi yang memadai melalui telur, yang kaya protein dan nutrisi penting, serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemberian telur dalam mencegah stunting. Metode pelaksanaan program mencakup pemilihan sasaran, pendistribusian telur, sesi edukasi gizi, dan monitoring pertumbuhan anak. Hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa pemberian telur secara berkala telah menghasilkan peningkatan berat badan, tinggi badan, dan lingkar lengan atas pada anak-anak yang berpartisipasi. Sesi edukasi gizi berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat telur dalam gizi anak. Kolaborasi dengan lembaga kesehatan dan komunitas membantu implementasi yang sukses.Simpulan dari program ini adalah bahwa pemberian telur secara berkala dapat berkontribusi dalam mencegah stunting dan meningkatkan status gizi anak. Keberhasilan program ini mendorong perluasan di wilayah lain yang menghadapi masalah serupa. Saran diberikan untuk melanjutkan dan mengembangkan program, serta menguatkan edukasi gizi sebagai bagian penting dalam upaya pencegahan stunting.
Unduhan
Referensi
Agungnoe. (2021). Program Eradikasi Stunting Melalui Pemberian Telur Alfalfa. https://ugm.ac.id/id/berita/22129-program-eradikasi-stunting-melalui-pemberian-telur-alfalfa/
Bardosh, K. L., Hussein, J. W., Sadik, E. A., Hassen, J. Y., Ketema, M., Ibrahim, A. M., McKune, S. L., & Havelaar, A. H. (2020). Chicken eggs, childhood stunting and environmental hygiene: an ethnographic study from the Campylobacter genomics and environmental enteric dysfunction (CAGED) project in Ethiopia. One Health Outlook, 2(1). https://doi.org/10.1186/s42522-020-00012-9
Humas BKPK. (2023). Cegah Stunting, Kemenkes Fokuskan Pada 11 Program Intervensi. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/cegah-stunting-kemenkes-fokuskan-pada-11-program-intervensi/
Jihaan, K. (2022). Cegah Stunting, Elnusa Salurkan Paket Gizi untuk Ribuan Balita di RI. https://nasional.kompas.com/read/2021/07/10/15170061/lahirkan-generasi-masa-depan-bebas-stunting-kemenkominfo-gelar-forum-kepoin
Mahfuz, M., Alam, M. A., Das, S., Fahim, S. M., Hossain, M. S., Petri, W. A., Ashorn, P., Ashorn, U., & Ahmed, T. (2020). Daily supplementation with egg, cow milk, and multiple micronutrients increases linear growth of young children with short stature. Journal of Nutrition, 150(2), 394–403. https://doi.org/10.1093/jn/nxz253
Mekonnen, T. C., Tadesse, S. E., Dawed, Y. A., Cherie, N., Abebe, H., Shumye, G., Mohammed, F., & Hussien, A. (2022). The role of nutrition-sensitive agriculture combined with behavioral interventions in childhood growth in Ethiopia: An adequacy evaluation study. Health Science Reports, 5(2). https://doi.org/10.1002/hsr2.524
Nachvak, S. M., Sadeghi, O., Moradi, S., Esmailzadeh, A., & Mostafai, R. (2020). Food groups intake in relation to stunting among exceptional children. BMC Pediatrics, 20(1), 1–8. https://doi.org/10.1186/s12887-020-02291-7
Robby, P. (2022). Pentingnya CSR untuk Stunting. https://kumparan.com/bang-robby-patria/pentingnya-csr-untuk-stunting-1yX1wwJ7jeR
Wegmüller, R., Musau, K., Vergari, L., Custer, E., Anyango, H., Donkor, W. E. S., Kiprotich, M., Siegal, K., Petry, N., Wirth, J. P., Lewycka, S., Woodruff, B. A., & Rohner, F. (2022). Effectiveness of an integrated agriculture, nutrition-specific, and nutrition-sensitive program on child growth in Western Kenya: a cluster-randomized controlled trial. American Journal of Clinical Nutrition, 116(2), 446–459. https://doi.org/10.1093/ajcn/nqac098
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Obar Obar, Sri Hartati, Ummi Malika Balqis, Siti Umaiyah, Desi Waluya

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









